Rabu, 01 Februari 2012

You know how

Aku bukan sarasvati yang mugkin indigo, aku jelas menyangkal bahwa aku pengidap schizophrenia, bahkan sama sekali aku tidak punya teman khayalan bernama Jerry, Yansen, atau Chris, yang samar merasaan Danur... Danur... Danur... ahhhhh

Dan aku tak mau berandai-andai… aku tak akan meminta keajaiban apapun dari-Nya, hingga detik ini aku berhasil merangkai cerita bahagia hidupku… selamanya harus tetap bahagia, jika aku pergi nanti… aku mau semuanya tetap bahagia…. Kalau hati kita dekat, meski kita jauh dalam radius ribuan kilometer maka jasad kita bagaikan magnet yang memiliki gaya tarik menarik, yang pada akhirnya bermuara pada satu titik, itulah hari terindah yang mempertemukan kita...

Bagaimanapun berlian zafir harus tetap diasah, agar mengkilat tapi tak menyilaukan mata, semangatlah Elfrida Imania, aku yakin Tuhan merengkuhmu disaat kamu lelah bertahan... Usap peluhmu, Tuhan tidak ingin kau menangis
Tapi jika pada akhirnya aku menyerah, pada titik nadir aku berpasrah, sedikit berkalang pada kenangan bernanah , dimana ujung yang harus aku tempuh untuk berakhir indah? dalam mimpi dan nyata tak bisa dibedakan dengan mata ?

Mungkin dibutuhkan resolusi kemilau, dengan tabir intan zafir yang mampu mengkristalkan narasi-narasi berkarat menjadi cerita penyengat voltase semangat
*orang yang urat syarafnya sudah putus dan mendadak g i l a: "Lebih baik jadi yang kedua tapi diutamakan, daripada jadi yang pertama tapi diduakan...." *ini Quotes orang GALAU yang tidak pernah berujung .. hupffff .. parah ! kacau !

Bahkan dengan sastra apa lagi aku berucap, jika bahasa tubuhmu membuat kaku sendi-sendi seniku,, retorika model apa lagi yang harus digunakan jika tetap saja membuat pantomimmu mampu membunuh kalimatku .

Begitu ingin aku yang membalasnya, mengungkapkan bahwa kamu di mataku adalah ; lebih dari anggapanmu terhadapku- kau bilang aku PERMAISURI HATIMU, tapi aku bilang kau nadiku, kau nafasku, kau jiwaku. tak pernah cukup ungkapkan itu. kau bermetamor menjadi AKU, tapi cukup aku menjadi bayang siluetmu, menemani tapi tak kau sentuh, tak usah khawatir: aku masih SAMA

Sebernya tidak butuh pengakuan atau menginginkan orang lain percaya , hal besifat personal seperti itu patutnya di simpan erat-erat agar tidak dianggap sebagai pengada-ada... tidak bisa membuat semua orang 1 persepsi, apalagi dengan orang-orang konservatif.

-Sekian-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar